
Banyak yang mengira satu frekuensi itu berarti kita harus punya selera musik yang sama, hobi yang kembar, atau isi kepala yang persis. Padahal bukan itu. Satu frekuensi adalah tentang keselarasan energi dan penerimaan. Ibarat memutar gelombang radio, saat frekuensinya pas, suaranya jernih tanpa noise. Nggak ada rasa takut dihakimi, nggak perlu repot memakai topeng untuk diterima.
Nah, ketika kita sudah menemukan frekuensi yang tepat dengan seseorang, barulah lahir yang namanya obrolan santai yang sesungguhnya.
Obrolan santai di frekuensi yang sama itu ajaib. Kita nggak butuh rundown atau topik yang terstruktur.
Obrolan bisa mengalir begitu saja,dari ketawa ngebahas hal paling receh sedunia, lalu melompat ke deep talk tentang tujuan hidup, tanpa terasa canggung atau berat sama sekali.
Evin Septa Haryanto Kamil S.H.
𝑲𝑬𝑻𝑼𝑨 𝑫𝑷𝑹𝑫 𝑲𝑶𝑻𝑨 𝑴𝑨𝑮𝑬𝑳𝑨𝑵𝑮

